Agus Yudhoyono Kagumi Cara Ampuh Ibundanya, Ani Yudhoyono, Melawan Kanker Darah, Ini Dia Rahasianya


Gentanusa.com ~ Bagaimana perkembangan Mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono yang sedan dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura karena kanker darah / leukimia?

Semua orang mendoakan kesembuhannya.

Satu persatu pejabat tinggi negara menjenguknya.

Yang terbaru adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menjenguk bersama dua mantan menteri keuangan yakni M Chatib Basri dan Agus Martowardoyo.

Ketemu Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tentu Sri Mulyani berharap Ani Yudhoyono tahan banting dan gigih melawan kanker darah.


Namun bagaimana sebenarnya perkembangan Ani Yudhoyono?

Seberapa jauh dia berhasil melawan kanker darah sejauh ini?

Agus Yudhoyono, anak pertama mengabarkan bagaimana perjuangan ibunda tercinta melawan kanker darah.

Rupanya, di mata Agus Yudhoyono, ada senjata ampuh yang membuat ibundanya tetap kuat.

Selain karena dukungan banyak orang.

Selain karena dijenguk dan diberi dukungan moril.

Ternyata ada satu hal yang bisa mengalahkan kanker darah yang dimiliki Ani Yudhoyono.


Senjata apa itu?

"Alhamdulillah, akhirnya saya bisa menjenguk Ibu Ani lagi. Senang sekali rasanya mengetahui bahwa Ibu Ani terus optimistis, serta tetap bersemangat untuk melawan dan mengalahkan kanker darah yang dideritanya," tutur Agus Yudhoyono, TribunStyle.com kutip dari Instagram dia, Sabtu 9 Maret 2019 pagi.

Ya, senjata Ani Yudhoyono melawan kanker darah menurut Agus SBY Yudhoyono adalah semangat dan optimismenya yang besar untuk segera sembuh.

Semua demi suami, anak, cucu, menantu dan terlebih buat bangsa dan negara yang masih mengharap usia panjangnya.

"Terima kasih kepada para sahabat dan seluruh masyarakat yang terus mendoakan agar Ibu Ani diberikan Allah SWT kekuatan, kesabaran, dan pada akhirnya kesembuhan," kata Agus SBY.

"Keep fighting Memo @aniyudhoyono... Stay positive dan stay strong.

Never, ever, ever, give up!" imbuh suami Annisa Pohan ini, menyemangati.

Mengapa Semangat dan Optimisme Jadi Kekuatan Utama Sembuh dari Penyakit? Ini Penjelasannya

Optimisme dan semangat Ani Yudhoyono memang jadi penentu kesembuhan.

Emosi positif dan kualitas kesehatan yang baik sebenarnya saling terkait. Ini karena tubuh dan pikiran saling terhubung.

Tidak jarang, makin stres dan putus asa pasien menghadapi penyakit, justru memperparah sakitnya.

Ilmuwan kesehatan, Descartes pernah punya teori yang kontroversia..
Katanya, tubuh dan pikiran itu terpisah, bekerja sendiri-sendiri.
Namun, pemikiran Descartes terbukti salah!
TribunStyle.com mengutip Kompas.com, sejak 50 tahun terakhir para ilmuwan menemukan bahwa tubuh dan pikiran saling terhubung. Bahkan, keduanya begitu intim dan tak terpisahkan.
• 4 Potret Momen Ani Yudhoyono Hanya Bisa Temui Cucu-cucunya dengan Dibatasi Kaca dan Pintu

Relasi antara tubuh dan pikiran tersebut melahirkan sebuah cabang ilmu eksak baru, yaitu psiko-neuroimunologi (PNI).

Ilmu ini mengeksplorasi hubungan antara pikiran, otak, dan sistem imun tubuh.

Salah satu hasil penelitian PNI dipublikasikan di New England Journal of Medicine pada 1991.

Sekelompok ilmuwan mengadakan survei kepada sejumlah orang yang diminta memakai obat semprot hidung.

Beberapa dari obat tersebut mengandung virus demam ringan dan sisanya hanya mengandung garam. Para objek penelitian tidak tahu kandungan mana yang mereka dapat.

Hasilnya, mereka yang  pikirannya stres mengalami gejala flu. Di sisi lain, mereka yang tidak terlalu stres dapat melawan virus tersebut, terlepas dari usia, berat badan, pola diet, dan faktor lainnya.

Stres adalah sumber penyakit

Para ilmuwan semakin memahami mengapa stres bisa membuat kita gampang sakit.

Studi PNI menunjukkan kondisi emosional seperti stres, takut, atau marah akan mengirimkan sinyal ke kelenjar utama dalam tubuh untuk memproduksi hormon seperti kortisol, adrenalin, dan epinefrin.

Hormon-hormon inilah yang memberitahu sel dalam tubuh kapan waktunya Anda untuk bekerja atau beristirahat, bahkan untuk berkelahi atau lari.

Hasilnya, tubuh akan 'melupakan' sejenak tugas untuk mencerna makanan atau melawan penyakit supaya tekanan darah Anda naik dan dapat terus berlari kencang.

Namun, berapa dari Anda yang perlu berlari menyelamatkan diri dalam kehidupan sehari-hari?

Kegiatan berat seperti itu kini tergantikan rasa takut yang tak ada habisnya seperti takut gagal, takut dipecat, dan lain sebagainya.

Tubuh kita terus-menerus bekerja dengan maksimal, hingga Anda akan jatuh sakit.

Mengapa demikian?

Alasannya, di waktu Anda bekerja (baca: stres), tubuh Anda melupakan virus atau bakteri infeksi yang masuk ke dalam tubuh, agar Anda bisa tetap bekerja alias melawan stres.

Virus tersebut baru akan dibasmi ketika tubuh punya waktu untuk melambat, yaitu saat liburan.

Rasa senang

Kabar baiknya, tubuh pun dapat memproduksi hormon yang menguatkan imun tubuh ketika Anda merasa gembira atau santai.

Contohnya adalah serotonin, dopamin, relaksin, atau oksitosin.

Ketika hormon-hormon ini masuk ke aliran darah, mereka akan mengirimkan sinyal agar tubuh menciptakan lebih banyak sel imun.

Bahkan tertawa selama lima menit akan secara signifikan meningkatkan jumlah sel darah putih yang berfungsi untuk membunuh sel penyakit.

Dengan penemuan dari ilmu PNI ini, banyak orang mulai mengatur emosi mereka supaya tidak gampang jatuh sakit. Kelly Turner, Ph.D., seorang ahli tumor meneliti hubungan emosi dan kanker.

Ia menemukan bahwa dalam beberapa dekade terakhir ini, sudah banyak penderita kanker yang berhasil sembuh.

Terdapat sembilan alternatif penyembuhan yang penderita kanker itu jalani. Tiga di antaranya berhubungan dengan emosi:

1. Melepas emosi yang tertekan.
2. Meningkatkan emosi positif.
3. Dukungan dari orang terdekat.

Para penderita kanker tersebut berolahraga, banyak tertawa, dan bermain dengan hewan peliharaan.

Hasilnya, terdapat banyak hormon oksitosin dalam tubuh mereka. Selain itu mereka juga disarankan untuk mengkonsumsi minyak ikan dan obat harian.

Jika ingin melawan kanker, cara terbaik adalah meningkatkan sistem imun tubuh. Itu pula yang dilakukan para penderita yang diteliti Turner.

Mulailah tertawa, berhentilah jadi pencemas, nikmati momen saat ini agar bahagia, niscaya Anda akan memperoleh sistem imun yang kuat.  (TribunStyle.com/ Octavia Monalisa)




Sumber: tribunnews.com

0 Response to "Agus Yudhoyono Kagumi Cara Ampuh Ibundanya, Ani Yudhoyono, Melawan Kanker Darah, Ini Dia Rahasianya"

Posting Komentar

close
Banner iklan disini