Protes Postingan Presiden Jokowi, Kaesang Jadi Bahan Buliyan Warganet & Dapat Serangan Menohok Ini

Kaesang Pangarep kembali melancarkan 'protes' pada sang ayah, Joko Widodo (Jokowi).

Gentanusa.com ~ Bukan karena sang ayah menyebut usaha kuliner pisang nugget-nya menjadi pisang goreng.

Melainkan jumlah usaha bisnis putra bungsu Presiden RI tersebut.

Mulanya, Jokowi mengunggah postingan yang menyinggung bisnis kuliner yang tengah dijalankan Kaesang, pisang nugget.

Mantan Wali Kota Solo itu mengaku sempat menganggap remeh usaha Sang Pisang milik Kaesang.

Kala itu, Jokowi cenderung sepakat, cowok berusia 24 tahun itu meneruskan usaha mebel yang telah dirintisnya.

"Dulu, saya menganggap remeh bisnis pisang goreng nugget yang dikelola Kaesang. Apa sih ini pisang goreng nugget ini?"

"Kenapa Kaesang tak mau mengurus perusahaan mebel yang saya rintis dari nol?" tulis Jokowi dalam postingannya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu baru bersemangat saat usaha Kaesang telah memiliki 54 cabang.

Saking herannya, Jokowi bertanya pada Kaesang berapa biaya produksi dan omzet Sang Pisang.

"Saya baru antusias ketika usaha anak bungsu saya ini sudah memiliki 54 cabang."

"Saya sampai bertanya berapa ongkos produksi dan omzetnya," lanjut Jokowi.

Tak dinyana, omzet yang didapat Sang Pisang telah mengalahkan pabrik mebel yang dibangun Jokowi dan hal ini membuat Presiden, heran.

"Ternyata, dihitung-hitung, pabrik saya sendiri sudah kalah oleh Sang Pisang. Bagaimana bisa?" sambung Jokowi.

Nah, jumlah cabang usaha Sang Pisang inilah yang kemudian menuai protes Kaesang.

Protes ini dilayangkan Kaesang melalui akun Twitter pribadinya dengan mengunggah ulang postingan Jokowi.

Menurut Kaesang, jumlah cabang Sang Pisang bukanlah 54, melainkan sudah bertambah hingga 65!

"65 CABANG PAK," tulis Kaesang.

Cuitan Kaesang ini pun menuai respons beragam dari netter yang kembali meledek Kaesang.












Sumber: 

0 Response to "Protes Postingan Presiden Jokowi, Kaesang Jadi Bahan Buliyan Warganet & Dapat Serangan Menohok Ini"

Posting Komentar

close
Banner iklan disini