Deretan Barang Bukti yang Bikin Ratna Sarumpaet Tak Bisa Mengelak


Gentanusa.com ~ Ratna Sarumpaet akhirnya ditangkap Polda Metro Jaya, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Kamis (4/10/2018) malam.

Pencipta ‘drama setan’ itu ditangkap terkait kasus berita hoax penganiayaan atas dirinya sendiri.

Usai diamankan dan diturunkan paksa dari pesawat turkish Airlines, Ratna langsung digiring ke Mapolda Metro Jaya saat itu juga.

Ibunda selebritis Atiqah Hasiholan itu pun langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya.

Ratna diperiksa bukan lagi sebagai saksi terlapor, melainkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menerangkan, selain menangkap Ratna, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya yakni struk pembayaran rumah sakit dan juga buku catatan operasi.

“Barang bukti berupa struk ATM debit yang dilakukan oleh Ibu Ratna Sarumpaet waktu pembayaran di rumah sakit,”

“Kemudian ada buku catatan operator operasi yang sudah kita amankan juga. Jadi kita mempunyai bukti-bukti terkait yang banyak,” ujar Argo, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (5/10).

Lebih lanjut, Argo juga memastikan penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi.

Bahkan Direktur Rumah Sakit Bina Estetika juga telah dimintai keterangan.

“Kita juga memeriksa saksi yakni Direktur Rumah Sakit Bina Estetika,” imbuhnya.

Di tingkat bawahnya, perawat rumah sakit tersebut juga turut dimintai keterangan.

Adapula dokter yang merawat Ratna saat menjalani operasi plastik juga turut dimintai kesaksian.

“Kemudian ada tiga perawat sudah kita lakukan pemeriksaan. Selanjutnya adalah dokter yang merawat (Ratna) pun sudah kita lakukan pemeriksaan,” pungkasnya.


Sebelumnya, Argo Yuwono memastikan bahwa Ratna saat ini sudah resmi dinyatakan sebagai tersangka.

“Ratna sudah tersangka dan langsung ditahan. Penahana belum dibeberkan berapa hari (lamanya),” beber Argo.

Dalam perkembangannya, polisi menjerat Ratna dengan tiga pasal terkait berita hoax yang dibuatnya.

Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 14 Undang-undang No 1 Tahun 1946.

Selain itu, polisi juga menyangkakan Ratna dengan UU No 11/2008 pasal 28 jo pasal 45 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Penetapan tersangka ini, sambung Argo, setelah penyidik melakukan penyelidikan dari hasil laporan Polisi tanggal 2 Oktober 2018.

Kemudian melakukan pendalaman dengan menyita beberapa barang bukti yakni tagihan Rumah Sakit Bina Estetika.

Juga terhadap buku catatan operasi serta beberapa saksi-saksi dari pihak rumah sakit.

“Jadi intinya daripada pemeriksaan itu adalah bahwa yang bersangkutan saat masuk ke rumah sakit adalah kondisi normal,” pungkas Argo.

Untuk saat ini, pihak Kepolisian masih fokus melakukan pengembangan terhadap kasus penyebaran berita bohong alias hoax tentang pengeroyokan yang ia buat sendiri.

Untuk tahap selanjutnya, baru kemudian polisi akan menyelidiki uang yang digunakan untuk operasi plastik.

Pasalnya, ada dugaan bahwa uang Rp90 juta yang dibayarkan Ratna itu memakai donasi tragedi Danau Toba.

Demikian disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/10).

“Saya bilang itu tahap berikutnya. Yang penting sekarang bagaimana menuntaskan dulu,” katanya.

“Karena ini tuntutan mahasiswa, masyarakat, untuk polisi segera menuntaskan,” lanjut Setyo.

Bukan hanya itu, tambah Setyo, desakan menyelesaikan kasus ini juga datang dari kubu Prabowo-Sandiaga Uno sendiri.

Namun demikian, kata Setyo, dalam menuntaskan satu kasus diperlukan kehati-hatian lantaran seperti merangkai puzzel menjadi sebuah gambar.

“Setelah lengkap nanti akan terlihat gambarnya seperti apa. Si A perannya apa, si B, si C perannya seperti apa. Barang buktinya apa, akan terungkap disitu,” urainya.






Sumber: pojoksatu.id

0 Response to "Deretan Barang Bukti yang Bikin Ratna Sarumpaet Tak Bisa Mengelak"

Posting Komentar

close
Banner iklan disini