Fadli Zon Minta KSP Dibubarkan, Ini Jawaban Istana


Gentanusa.com ~  Baru-baru ini Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, meminta agar Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dibubarkan karena lembaga tersebut tidak diatur dalam Undang-Undang Sekretariat Negara.

Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP, Eko Sulistyo, menanggapinya dengan mengatakan KSP itu adalah lembaga resmi pemerintah yang berhasil.

Lembaga itu dibentuk secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Perpres Nomor 26 Tahun 2015 dan difungsikan sebagai institusi yang bertanggung jawab langsung di bawah Presiden.

"Jadi, secara umum fungsi KSP adalah untuk pengendalian kebijakan. Fungsi pemerintahan itu memiliki rentang kendali pemerintahan yang cukup besar. Oleh karena itu, Presiden butuh langkah cepat untuk memastikan agar kebijakannya terkait dengan program-program prioritas berjalan," kata Eko, dilansir dari detik.com, pada hari Kamis (17/5).

Karena itu, Eko menyatakan peran KSP yakni mengumpulkan informasi dan data di lapangan untuk dikaji dan disampaikan kepada Presiden. Eko mencontohkan, infrastruktur, KSP melakukan monitoring untuk memastikan penyebab terjadinya kendala (bottleneck) di lapangan. Salah satunya bisa saja karena kendala regulasi.

"KSP memberikan masukan tentang perlunya sinkronisasi regulasi. Sehingga fungsi KSP juga melakukan debottlenecking," katanya.

Eko lalu memberi gambaran bahwa lembaga semacam KSP juga pernah ada di era pemerintahan sebelumnya. Pada era pemerintahan Presiden Suharto terdapat Sesdalopbang dan saat pemerintahan SBY ada UKP4.

Ia menegaskan, KSP tidak pernah memposisikan diri layaknya kementerian negara. Menurutnya, KSP adalah lembaga political appointees Presiden dengan fungsi pengelolaan isu-isu strategis, monitoring dan komunikasi serta diseminasi informasi.

Eko juga membalas imbauan Fadli Zon yang meminta KSP dibubarkan. Menanggapi dengan santai, Eko malah menilai Fadli meminta pembubaran itu karena kinerja KSP dinilai berhasil.

"Kalau KSP disuruh dibubarkan oleh Fadli Zon, saya anggap fungsi KSP justru berhasil. Karena KSP berhasil menjalankan fungsinya seperti yang saya jelaskan tadi," kata Eko.

Sebelumnya, Fadli Zon meminta agar KSP dibubarkan dengan alasan KSP tidak diatur dalam undang-undang.

"Coba kita hitung di dalam Undang-Undang Kementerian Negara. Kalau tidak salah, UU Kementerian namanya itu cuma 34 portofolio. KSP itu nggak ada. KSP itu harusnya dibubarkan, itu nggak ada di dalam nomenklatur," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (16/5).





Sumber: jitunews.com

0 Response to "Fadli Zon Minta KSP Dibubarkan, Ini Jawaban Istana "

Posting Komentar

close
Banner iklan disini