Dituntut Hukuman Mati, Aman Abdurrahan Hilangkan Nyawa Anak


Gentanusa.com ~  Pemimpin Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Aman Abdurrahman yang merupakan terdakwa kasus terorisme bom Thamrin dituntut hukuman mati.

Aman dinilai jaksa penuntut umum terbukti merencanakan serangkaian aksi terorisme di Indonesia dan dinilai telah menyebarkan paham radikalisme.

"Menuntut terdakwa pidana mati," kata Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Jumat (18/5).

Dalam kasus ini, sesuai tuntutan jaksa, Aman diduga memerintahkan empat orang untuk meledakkan bom di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Aman menyasar tempat tersebut karena banyak warga negara asing (WNA) di sana.

Bom tersebut akhirnya diledakkan di Gerai Starbucks dan Pos Polisi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016 lalu.

Jaksa menyatakan perbuatan Aman juga telah banyak menimbulkan korban jiwa dan juga menghilangkan nyawa anak dalam peristiwa bom Samarinda.

Di kasus Bom Samarinda, Aman dinyatakan jaksa sebagai penggerak dan yang mempengaruhi pelaku bom Thamrin.

Aman juga dituntut telah menyampaikan kegiatan ceramah yang menyuarakan atau menyampaikan rujukan dalam ajaran tauhid. Ia disebut memiliki pandangan bahwa pemerintah Indonesia dan ideologi Pancasila merupakan falsafah kafir.

Akibat ajaran yang diberikan tentang syirik akbar atau syirik demokrasi mengakibatkan para pengikutnya terprovokasi dan mempunyai pemahaman radikal.






Sumber: jitunews.com

0 Response to "Dituntut Hukuman Mati, Aman Abdurrahan Hilangkan Nyawa Anak "

Posting Komentar

close
Banner iklan disini