Sidang PK Ahok Akan Dikepung Ribuan Demonstran, Pengamat Ini Langsung Angkat Bicara..

Gentanusa.com ~ Alumni 212 berencana berdemonstrasi dengan mengerahkan ribuan massa  meminta hakim menolak upaya terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengajukan peninjauan kembali (PK) atas vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Rencana aksi ini dipertanyakan banyak pihak, salah satunya pengamat politik Ray Rangkuti. Ia menyebut PK merupakan hak seorang terpidana yang diatur dalam undang-undang.

"Hak Ahok untuk PK pun dikecam, mau dilawan dengan demo, gimana itu? Hak orang mencari keadilan pun dilawan dengan demo. Itu sudah gak benar," kata Ray kepada NNC, Minggu (25/2/2018).

Selain hak secara hukum, lanjut Ray, dalam ajaran agama manapun tidak melarang seseorang untuk mencari keadilan dan membela diri. "Saya pikir dalam agama apapun tidak dibenarkan orang dihalang-halangi mencari keadilan. Biarkan dia mencari keadilan," paparnya.

Direktur Lingkar Madani (LIMA) ini menambahkan, jika mereka ingin PK Ahok ditolak hakim, seharusnya hadapi dengan proses hukum bukan didemo dan menghalang-halangi upaya seseorang yang mencari keadilan.
"Jangan dihalang-halangi Ahok menuntut PK, apakah nanti diterima atau ditolak, berikan kesempatan kepada hakim yang menilainya. Kalau merasa keberatan, ikuti proses hukum. Tapi ini belum apa-apa sudah katakan tolak, dan mengancam mengerahkan massa dan sebagainya," tandasnya.

Sebelumnya, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath mengklaim umat Islam resah jika PK Ahok dikabulkan MA, maka Ahok berpotensi bebas dan bisa menjadi calon presiden atau wakil presiden di Pilpres 2019.

"Sebab gini, yang saya dengar dari ahli hukum, kalau Ahok ini dikabulkan PK-nya, berarti dia akan dibebaskan dengan status bukan tahanan dan bukan narapidana. Itu akan melenggang ke Istana," kata Al-Khaththath di Gedung Joang '45, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2018).

"Akan bisa menjadi calon presiden 2019 atau wapres atau apa pun. Ini yang meresahkan umat Islam. Jadi gubernur saja meresahkan, apalagi jadi wapres," sambungnya.

Untuk itu, ia mengundang semua warga Jakarta melakukanan demonstrasi saat sidang pertama PK Ahok yang rencanannya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Senin (26/2/2018).

"Tolong diinfokan kepada umat, masyarakat, bahwa GNPF, ulama, dan Persaudaraan Alumni 212 mengundang seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta, baik muslim maupun nonmuslim, untuk mengawal sidang dalam rangka menolak PK Ahok. Kita support hakim untuk menolak PK Ahok," tandasnya.

Ditambahkan Penasehat Persaudaraan Alumni 212 ini, diperkirakan, 5.000 massa akan hadir mengawal persidangan PK Ahok. "Saya dengar-dengar 5.000 (massa akan hadir)," jelas Al-Khaththath.

0 Response to " Sidang PK Ahok Akan Dikepung Ribuan Demonstran, Pengamat Ini Langsung Angkat Bicara.. "

Posting Komentar

close
Banner iklan disini