Margarito Sebut Hak Ahok Ajukan PK Meski Tak Banding dan Kasasi

Gentanusa.com ~ Pakar hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berhak mengajukan peninjauan kembali (PK)  atas vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Pasalnya, disebut Margarito, meski Ahok tidak banding atau kasasi, namun ia telah memenuhi syarat utama dalam pengajuan PK, yakni perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

"Tidak, tidak salah (Ahok ajukan PK). Karena syaratnya supaya orang bisa PK adalah putusannya sudah berkekuatan hukum tetap. Dan (perkara) Pak Ahok sudah (inkracht)," kata Margarito kepada NNC, Sabtu (24/2/2018) malam.

"Jadi tidak ada salah dengan pengajuan PK itu, walaupun Pak Ahok sendiri tidak mengajukan banding dan kasasi. Mengapa begitu, oleh karena untuk bisa PK syaratnya cuma satu, perkara itu sudah berkekuatan hukum tetap," tegasnya.

Dijelaskan Margarito, seorang terpidana mengajukan PK apabila ada bukti baru atau novum, kemudian keyakinan akan adanya kekhilafan hakim dalam memutuskan perkara.
"Kedua, dari segi formil, apakah ada bukti baru atau tidak. Bukti baru itu bisa berupa alat bukti baru atau barang bukti baru. Kemudian apakah Pak Ahok memiliki keyakinan atau fakta bahwa hakim salah dalam menerapkan hukum atau tidak," paparnya.

"Kalau hal-hal itu dimiliki oleh Pak Ahok dan perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap, maka dia berhak mengajukan PK, tidak ada yang salah dengan PK itu. Syaratnya harus berkekuatan hukum tetap bukan soal banding dan kasasi.

Sebelumnya diberitakan, Mahkamah Agung menerima pengajuan PK dari Ahok, pada (2/2/2018), melalui Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara selaku pihak yang memutus perkaranya pada tingkat pertama.
Permohonan PK diajukan oleh terpidana (Ahok) secara tertulis lewat penasihat hukumnya, Josefina A. Syukur, SH, MH, serta advokat dan konsultan hukum pada Law Firm Fifi Lety Indra & Patners.

Rencananya, sidang perdana permohonan PK Ahok akan dilaksanakan secara terbuka pada Senin, 26 Februari 2018, di PN Jakarta Utara.

Seperti diketahui, dalam sidang putusan kasus penistaan agama pada (9/5/2017) lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis hukuman penjara 2 tahun kepada Ahok. Hakim menilai mantan Gubernur DKI Jakarta itu terbukti bersalah dan melanggar Pasal 156a KUHP.


Sumber: netralnews.com

4 Responses to " Margarito Sebut Hak Ahok Ajukan PK Meski Tak Banding dan Kasasi "

  1. kunjungi info kemenangan dan keberuntungan di pokerayam.co
    banyak sekali member menjadi kaya dengan cepat
    hanya mengeluarkan 10 ribu dapat hadiah hingga jutaan rupiah
    tunggu apalagi kawankuu, segera bergabung !!!
    Bisa juga hubungi , info :
    BBM : D8E5205A

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Mari bergabung dengan saya di www*F4nsBett1ng*com
    Proses cepat, aman dan terpercaya

    BalasHapus
  4. Ayo daftarkan diri Anda di Upd4te Bett1ng :)
    pin bbm 7ACD8560

    BalasHapus

close
Banner iklan disini