Beda Sikap Terhadap Ahok Dan Hary Tanoe, Konsistensi Alumni 212 Dipertanyakan

Gentanusa.com ~ Salah satu agenda aksi Presidium Alumni 212 pada Jumat (14/7/2017) yang membela Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo karena dugaan dikriminalisasi dalam kasus SMS bernada ancaman itu, terus menuai kritik.

Pasalnya, Presidium Alumni 212 yang terbentuk dan menjadi bagian dari Aksi Bela Islam secara beruntun beberapa waktu lalu guna menuntut penegakan hukum atas Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di kasus penistaan agama, kerap menghujani mantan Gubernur DKI Jakarta dengan sebutan kafir.

Terlepas dari kasus Hary Tanoe dan Ahok, mudahnya mereka melabeli Ahok dengan sebutan kafir sedangkan tidak bagi Hary Tanoe, bahkan membela konglomerat itu, menjadi sorotan banyak pihak.

"Itu hak mereka melakukan pembelaan terhadap siapa pun. Cuma jadi bahan kritikan dan evaluasi bagi mereka agar jangan dengan mudah melabeli orang dengan istilah-istilah, misalnya kafir," kata pengamat Ray Rangkuti, Minggu (16/7/2017).

"Karena kenapa ke Ahok mereka bilang kafir, sedangkan Hary Tanoe mereka melakukan pembelaan. Artinya, kalau kesini kafir, kesana nggak, padahal pada tingkat tertentu objeknya sama," sambung Ray.
Akibat dari sikap Presidium Alumni 212 yang berbeda terhadap Ahok dan Hary Tanoe itu, ditambahkan Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) ini, akan menimbulkan pertanyaan terhadap konsistensi mereka dalam Aksi Bela Islam.

"Ini jadi pelajaran, evaluasi, supaya jangan terlalu mudah melabeli orang dengan stigma-stigma tertentu. Karena akibatnya kemudian orang akan mengkritik konsistensi penggunaan istilah itu kepada orang lain. Sekarang mereka mendapat kritik yang luas soal itu kan," papar Ray.

Sebelumnya, Presidium Alumni 212 menyambangi kantor Komnas HAM di jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (14/7/2017). Salah satu agenda mereka adalah melaporkan adanya dugaan kriminalisasi dan dizaliminya Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Hary Tanoe ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam dugaan ancaman melalui pesan singkat kepada Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

"Kebetulan ada yang kasih tahu kita, bilang ke kita, 'Tolong dong Hary Tanoesoedibjo dibantu, kan dia banyak bantu berita kita juga'. Ada yang sampai ke saya. Ya sudah nanti kita bantu," ujar Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo, di kantor Komnas HAM, Jumat (14/7/2017).

"Ini tidak ada kaitan dengan dukungan politik. Kita hanya membantu urusan kemanusiaan, kita berbeda dengan urusan politik, saya berbeda dengan urusan politiknya Harry Tanoe, tapi urusan dia dizalimi maka kami sebagai umat Islam maka kami berhak untuk membelanya," tandasnya.

3 Responses to " Beda Sikap Terhadap Ahok Dan Hary Tanoe, Konsistensi Alumni 212 Dipertanyakan "

  1. PUNYA MASALAH DENGAN KEUANGAN ANDA?
    SEGERA INVITE 2B1E7B84 ATAU KUNJUNGI WEB #KELINCI99

    BalasHapus
  2. Sering dikecewain agen lain silahkan merapat bersama kami di AREATOTO nyaman aman dan terpercaya dan sudah senior silahkan..

    BalasHapus

  3. Promo www.Fanspoker.com :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup
    || bbm : 55F97BD0 || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

    BalasHapus

close
Banner iklan disini