AKHIRNYA TERBONGKAR!! Netizen Ini Beberkan Bukti Bahwa Perwakilan Warga yang Bertanya Ternyata Anti Ahok, Ini Buktinya!

Foto: Twitter @GunRomli
Gentanusa.com ~ Debat Pemilihan Kepala Daerah wilayah DKI Jakarta sudah memasuki babak akhir. Di waktu yang kurang dari 1 minggu ini, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta menyelenggarakan debat terakhir di putaran kedua ini. Ada banyak hal yang dapat dibahas dari proses debat hari ini, namun izinkan saya untuk mengupas salah satu isu yang sangat menggelitik saya malam ini, yaitu tentang keanehan dari pertanyaan beberapa orang perwakilan komunitas warga.

Sebenarnya pada awalnya saya sangat senang ketika ada sesi pertanyaan dari berbagai komunitas warga secara langsung kepada pasangan calon ini. Karena bagi saya sesi ini akan menjadi sesi yang sangat baik dan bermanfaat bagi warga Jakarta. Namun apa mau dikata, ternyata oh ternyata, bisa jadi semua ini adalah kebohongan belaka?

Kenapa saya bilang bermasalah? Mari kita nonton dulu sesi pertanyaan beberapa perwakilan warga tersebut melalui video di bawah ini.



Bukti-bukti Tak Terbantahkan

Benar-benar saya tidak tahu mau ngomong apa lagi. KPUD DKI sengaja mencari orang-orang seperti ini atau apa? Kalau tidak sengaja, bagaimana mungkin bisa orang-orang yang dijadikan perwakilan ini adalah orang-orang yang terang-terangan punya rekam jejak digital adalah pendukung Anies dan pembenci Ahok? Bagaimana mungkin coba? Ini bukti-buktinya di bawah ini.

Sebelum saya membeberkan bukti-buktinya, saya perlu sampaikan bahwa saya telah menonton berkali-kali debatnya. Dan saya pastikan bahwa nama-nama para penanya ini benar adalah Daryono, Sukarto dan Iwan sesuai dengan apa yang mereka masing-masing sebutkan sendiri di video di atas. Kecuali mereka berbohong di acara debat tadi, menurut saya tidak mungkin mereka bukanlah orang yang sama dengan orang yang ada di bukti-bukti di bawah.

Daryono yang mengaku sebagai perwakilan komunitas transportasi ternyata adalah pendukung Anies yang telah menghadiri diskusi yang diadakan oleh kubu Anies tentang transportasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Februari 2017. Baca sumber disini. (http://metro.news.viva.co.id/news/read/877770-atasi-problem-transportasi-dki-anies-akan-libatkan-pakar)


Foto: Twitter @Nanang_Grande

Sukarto (nama kerennya Karto katanya, wahahahaha) ternyata adalah orang sakit hati karena digusur yang pernah secara jelas mengatakan dalam pemberitaan bahwa dia sangat tendensius dan bilang Ahok arogan.

Foto: Twitter @Nanang_Grande

“Dia enggak memikirkan rakyat. Saya ini korban penggusuran. Ahok itu arogan,” ucap Sukarto. 
Iwan yang mengaku mewakili nelayan, lihat saja bagaimana dia ini salah satu dari orang yang menggugat Pemprov DKI tentang reklamasi dan juga dengan jelas secara sepihak mengatakan “Nelayan: Jika Reklamasi Lanjut, Teluk Jakarta Dihuni Orang Asing Semua”. Foto buktinya sudah saya sertakan di awal tulisan ini. (Sumber disini: http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/17/03/16/omwbjd382-nelayan-jika-reklamasi-lanjut-teluk-jakarta-dihuni-orang-asing-semua)

Ini Benar-benar Gila! KPUD DKI Apakah Sengaja?

Sebelum menemukan beberapa foto ini di Twitter, saya pribadi sudah merasa bahwa pertanyaan mereka ini sangat tendensius untuk menyerang pasangan petahana. Namun karena pemandu debat Ira Koesno sudah mengatakan bahwa pertanyaannya diundi dan perwakilan pun tidak mengetahui pertanyaannya, saya dengan lugu percaya saja, meskipun dalam hati merasa sangat aneh.

Setelah menemukan beberapa foto di atas, saya tidak begitu saja percaya apa yang disampaikan akun @Nanang_Grande. I did my job and I searched for the truth. Saya cari kebenaran apakah benar ada berita-berita tersebut, karena saudara/i Nanang_Grande tidak menyampaikan link sumber langsungnya. Setelah beberapa saat mencari, I did it, saya berhasil menemukan sumber beritanya yang saya sertakan di tulisan ini.

Saya sangat terkejut, sangat ingin rasanya hati ini mengungkapkan kekecewaan yang sangat terhadap KPUD DKI sebagai penyelenggara debat malam hari ini. Sebagai warga negara Indonesia, rasanya saya berhak untuk itu? Bagaimana ceritanya sehingga para perwakilan yang bertanya adalah orang-orang yang sudah tendensius sejak awal memiliki kepentingan ataupun punya pengalaman dalam mengkritisi bahkan menjelekkan Ahok/Djarot?

KPUD DKI Jakarta, saya menunggu klarifikasi dari pihak kalian ya! Dengan bukti-bukti di atas, apa lalu penjelasan yang dapat kalian berikan? Memangnya tidak ada orang lain yang dapat dijadikan perwakilan warga? Semua warga rusun tidak ada yang bersyukur kah sehingga harus Sukarto ini yang dipilih? Semua nelayan tidak ada yang berbeda pendapat dengan Iwan ini kah sehingga harus dipilih dia?

Tiga dari empat perwakilan komunitas tertentu ternyata adalah anti Ahok atau pendukung Anies-Sandi. KPUD DKI serius memilih orang-orang ini dengan teliti, seksama, adil dan bijaksana? Saya tidak sempat untuk mencari tentang perwakilan UMKM yang pertama bertanya, kalau dicari bukan tidak mungkin dia juga ternyata adalah anti Ahok? Alamak!

Penutup

Saya tidak tahu lagi apakah masih bisa dikatakan bahwa KPUD DKI netral atau tidak. Kalian para pembaca kan punya nalar akal sehat masing-masing bukan? Kalau bukti-buktinya sudah ada di depan mata begini, apakah layak untuk mengatakan bahwa ini semua masih dalam ambang batas wajar dan dapat diterima?

Bagi saya, ini sangat jelas adalah sebuah sandiwara! Tidak mungkin ini kebetulan. Kaum bumi datar boleh saja mau berdebat dengan saya, namun saya pasti menang! Karena bukti-bukti ini adalah fakta yang tidak dapat dibantah oleh siapa pun juga yang masih waras.

Sudahlah, kalau memang sebegitunya Ahok-Djarot dizolimi, semoga saja tangan Tuhan yang Maha Adil dan Maha Tahu yang bisa bekerja dan mengetuk hati para warga Jakarta pada tanggal 19 April 2017 nanti. Tugas kita semua yang masih waras ini adalah untuk menyebarkan bukti-bukti ini agar semakin banyak orang yang tahu ya!

Ayo sebarkan seluas-luasnya!


Sumber: seword.com

4 Responses to " AKHIRNYA TERBONGKAR!! Netizen Ini Beberkan Bukti Bahwa Perwakilan Warga yang Bertanya Ternyata Anti Ahok, Ini Buktinya! "

  1. Tidak opo2 bang, biasanya orang yg di zolimi bisa menang...

    BalasHapus
  2. Tidak opo2 bang, biasanya orang yg di zolimi bisa menang...

    BalasHapus
  3. don wori, menang menaaang :)

    ...

    BalasHapus

close
Banner iklan disini