Meski Jawabannya Tidak Benar, Presiden Jokowi Tetap Berikan Sepeda, Ini Penyebabnya

loading...

Gentanusa.com ~ Seperti yang sudah-sudah, Presiden Joko Widodo selalu membagi-bagikan hadiah saat membagikan Kartu Indonesia Pintar.

Hadiah itu akan diberikan jika pelajar yang maju ke depan bisa menjawab pertanyaan dari Presiden Jokowi.

“Hayo siapa yang mau maju?” ujar Presiden Jokowi.

Para pelajar yang tidak hanya dari SMK Negeri 1 Tempel, Sleman, Yogyakarta itu kemudian angkat tangan, berusaha dipanggil Presiden Jokowi untuk maju ke depan.

“Ya, kamu. Ayo maju ke sini. Tiga orang dulu sini maju,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi pun meminta kepada pelajar yang maju kedepan untuk menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan.

Pertanyaan yang diajukan kepada pelajar yang maju ke depan yaitu seputar nama-nama Provinsi, kuis matematika, hingga nama ikan.

Saat salah satu pelajar diberi pertanyaan tentang jenis ikan, para pelajar tiba-tiba bersorak sambil menyebut salah satu jenis ikan.

“Ya sudah, diambil sepedanya ya,” kata Jokowi kepada para pelajar yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar.

Presiden Jokowi juga memanggil seorang anak berkebutuhan khusus untuk maju ke depan dan menjawab pertanyaan yang diberikan.

“Dua tambah dua berapa?” kata Jokowi.

“Tiga,” ujar anak itu spontan.

“Dua tambah tiga berapa?” tanya Jokowi lagi.

“Empat,” ucap anak itu lagi.

Meski jawabannya tidak ada yang benar, Presiden Jokowi tetap memberikannya sepeda.

“Ya sudah diambil ya sepedanya,” ucap Jokowi sembari meminta ajudannya membawakan sepeda itu.

Usai memberikan kuis berhadiah, Presiden Jokowi memberikan pesan kepada para pelajar yang hadir agar rajin berdoa, belajar dan berolahraga.

“Anak-anak yang rajin ya berdoa, belajar dan berolahraga supaya sehat,” tutur Presiden Jokowi.

Di SMK Negeri 1 Tempel, Sleman, Yogyakarta ini, Presiden Jokowi memberikan 1.190 Kartu Indonesia Pintar.



Sumber: tribunnews.com

0 Response to "Meski Jawabannya Tidak Benar, Presiden Jokowi Tetap Berikan Sepeda, Ini Penyebabnya"

Poskan Komentar

close
loading...