Reaksi Kuasa Hukum Tanggapi Beredarnya Percakapan Sosok Diduga Rizieq dengan Perempuan


Gentanusa.com ~  Publik dihebohkan dengan beredarnya video percakapan antara sosok diduga Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC), Firza Husein.

Menanggapi peredaran video yang dinilai berisi fitnah tersebut, pihak kuasa hukum Rizieq Shihab pun angkat bicara.

Mereka membantah.

Anggota tim advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Kapitra Ampera menduga ada pihak tertentu yang ingin mencemarkan nama baik Rizieq.

Kapitra membantah, percakapan dalam aplikasi WhatsApp antara Rizieq dan Firza Husein dituliskan kliennya, termasuk suara dalam video.

"Orang bisa dengar itu suara Habib Rizieq atau bukan. Itu kan, testimoni monolog diri. Ini kan enggak logis. Hikmahnya sangat kasar," ucap Kapitra saat dihubungi wartawan, Senin (30/1/2017).
Kapitra menjelaskan, sejak aksi damai 4 November 2016 lalu, Rizieq tidak lagi memegang telepon genggam.

Rizieq menengarai teleponnya sudah dikloning pihak-pihak tertentu, yang hendak memfitnahnya.

"Kedua, Habib Rizieq sejak 411 itu tak pernah lagi pegang telepon. Habib Rizieq itu menganggap teleponnya sudah dikloning pihak-pihak tertentu. Yang megang telepon hanya istrinya. Kalau mau telepon bisa diangkat ajudannya, tentunya telepon hanya teman-temannya dia," ujar Kapitra.

Dalam video itu juga terdapat percakapan diduga Firza Husein dengan seseorang bernama Ema.
Video beredar secara viral sejak Minggu (29/1/2017).

Dalam video itu, sosok perempuan yang disebut bernama Firza sedang membicarakan seseorang yang disebut dengan nama Rizieq.

Terdapat screenshot percakapan melalui layanan WhatsApp antara Firza dengan seseorang yang disebut sebagai Habib Rizieq dalam video berdurasi sekitar empat menit.

Tim advokasi GNPF sudah mendapatkan beberapa nama penyebar video.

Pelakunya, ucap Kapitra, berinisial MR, LP alias A.

Saat ini, tim advokasi GNPF tengah melangsungkan rapat.

Ditengarai mereka, ada satu komunitas secara terstruktur dan masif, yang berniat untuk memfitnah Rizieq.

Penyebar video, akan dilaporkan di Badan Reserse Kriminal Polri.

"(Berniat lapor) di Bareskrim. Secepatnya. Kami rapat tim advokasi. Mesti diusut," tutur Kapitra.

Rencana lapor polisi

Tim kuasa hukum Imam Besar Front Pembela Islam Muhammad Rizieq Shihab berencana mempolisikan pihak-pihak yang menyebarkan video percakapan yang diduga berisi fitnah, antara Habib Rizieq dengan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC), Firza Husein.

Tim advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Kapitra Ampera mengatakan, timnya sudah melakukan investigasi untuk menelusuri pihak yang menyebarkan video.

Dalam video itu juga terdapat percakapan diduga Firza Husein dengan seseorang bernama Ema. Video beredar secara viral sejak Minggu (29/1/2017).

Dalam video itu, sosok perempuan yang disebut bernama Firza sedang membicarakan seseorang yang disebut dengan nama Habib Rizieq.

Terdapat screenshot percakapan melalui layanan WhatsApp antara Firza dengan seseorang yang disebut sebagai Habib Rizieq dalam video berdurasi sekitar empat menit.

Kapitra menegaskan, tidak mungkin Habib Rizieq menggunakan kata-kata yang beredar dalam video.
Kuasa hukum menegaskan, suara dalam video bukan lah suara Habib Rizieq Shihab.

"Itu tak mungkin ada telepon Habib Rizieq. Bahasanya sangat vulgar dan preman. Yang tidak mungkin bahasanya Habib Rizieq," ujar Kapitra saat dihubungi wartawan, Senin (30/1/2017).

Tim advokasi GNPF selaku kuasa hukum Rizieq tengah membahas video diduga menyebarkan fitnah tersebut.

Bahkan, mereka berencana untuk melaporkan penyebar video, dan menjeratnya dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

"Kita sudah menginvestigasi orang ini, lalu kita juga tidak terpanc‎ing. Kita hanya mencari orang yang menyebarkan. Kami akan laporkan. Kan' ada orang yang melanggar UU ITE. Mau kita laporin," tegas Kapitra.

Tim advokasi GNPF sudah mendapatkan beberapa nama penyebar video.

Pelakunya, ucap Kapitra, berinisial MR, LP alias A.

Saat ini, tim advokasi GNPF tengah melangsungkan rapat.

Ditengarai mereka, ada satu komunitas secara terstruktur dan masif, yang berniat untuk memfitnah Rizieq.

"(Berniat lapor) di Bareskrim. Secepatnya. Kami rapat tim advokasi. Mesti diusut," tutur Kapitra.

TRIBUNNEWS.com/Dennis Destryawan


Sumber: tribunnews.com

0 Response to "Reaksi Kuasa Hukum Tanggapi Beredarnya Percakapan Sosok Diduga Rizieq dengan Perempuan"

Posting Komentar

close
Banner iklan disini