Kamerad Geruduk KPK Desak Periksa Anies Baswedan Atas Dugaan Terlibat Korupsi

Gentanusa.com ~ Komite Aksi Mahasiswa Untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) menduga Calon Gubernur DKI Nomor Urut Tiga, Anies Baswedan, menjadi makelar dalam proyek VSAT (Very Small Aperture Terminal) di Kemenkominfo.

Dugaan itu kemudian dibawa Kamerad ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka mengumandangkan orasi sekaligus mendesak KPK untuk mengusut kasus dugaan korupsi yang melibatkan Anies Baswedan itu.

Sejauh mata memandang, terbentang spanduk bertuliskan ‘Tolak Cagub Yang Terindikasi Makelar Proyek, Tangkap dan Periksa Makelar Proyek Yang Terindikasi Dilakukan Anies Baswedan’. Tampak pula beberapa aparat yang menjaga jalannya orasi di Gedung KPK itu.

“Meminta kepada yang terhormat KPK untuk memeriksa Anies Baswedan yang diduga telah menerima fee dari Proyek VSAT (Very Small Aperture Terminal), Komunikasi jarak jauh berbasis satelit di Kemenkominfo,” ujar Koordinator Aksi, Jeffri Azhar, Senin (30/1), di depan Gedung KPK, Jakarta.

Menurut Jeffri, fee sebesar Rp 5 miliar tersebut ditransfer oleh pria berinisial YS ke rekening adik Anies Baswedan yang bernama Abdillah Rasyid Baswedan.

“Makanya hari ini kami sekaligus serahkan press release kronologis sekaligus bukti transfernya, tadi kita serahkan di ruang sembilan nomor sembilan,” lanjut Jeffri.

Kamerad, kata Jeffri, berharap agar KPK mampu mengedepankan transparasi dalam mengusut dugaan korupsi Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga itu. “KPK tetap tajam menuntaskan kasus ini,” pungkas Jeffri.

Setelah satu jam berorasi, perwakilan massa masuk ke dalam gedung KPK. Selanjutnya membubarkan diri dengan teratur.

Komite Aksi Mahasiswa Untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) menduga Calon Gubernur DKI Nomor Urut Tiga, Anies Baswedan, menjadi makelar dalam proyek VSAT (Very Small Aperture Terminal) di Kemenkominfo.


Sumber: jitunews.com

0 Response to "Kamerad Geruduk KPK Desak Periksa Anies Baswedan Atas Dugaan Terlibat Korupsi"

Posting Komentar

close
Banner iklan disini