Berstatus Tersangka Perzinahan, Didesak Mundur Ini Jawaban Mengejutkan Bupati Katingan


Gentanusa.com ~ Jawaban mengejutkan meluncur dari Bupati Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Yantenglie saat ditanya soal desakan mundur, Senin (9/1/2017).

Melalui rekaman wawancara dengan awak media satu di antaranya Banjarmasin Post (Tribunnews Network) Bupati Katingan beri tanggapan yang mengagetkan.


Ia menjawab soal mundur dari jabatannya saat ini harus dipertimbangkan secara matang.
Berikut tanggapan lengkap Ahmad Yantenglie di depan wartawan.

"Itu hal yang lumrah dalam duinia demokrasi kan setiap orang boleh menyampaikan pendapat pendapatnya begini pendapatnya begitu."

"Yang paling jelas bahwa kita harus menjunjung tinggi tiap persoalan orang bisa menuduh siapapun boleh tapi duduk persoalannya seperti apa."

"Persoalan mundur atau maju itu persoalan yang harus dipertimbangkan secara matang, karena pada prinsipnya bahwa, alasan mundur apa kemudian dampak politik seperti apa."

"Bagi saya urusan mundur dan maju hal yang lumrah bagi saya selaku pribadi," ujarnya dalam wawancara tersebut.

Indikasi perzinahan

Diskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Gusde Wardhana saat diwawancarai awak media menjelaskan hasil peyelidikan polisi.

Berdasarkan rekaman wawancara video oleh Banjarmasin Post menurut Kombes Gusde Bupati Katingan dan Farida Yeni setelah dilakukan pemeriksaan urine negatif narkoba.

Sementara keduanya resmi menjadi tersangka kasus perzinahan dengan ancaman hukuman sembilan bulan.


Status tersangka disematkan karena kesimpulan yang didapatkan hasil penyelidikan polisi ada indikasi kuat mengarah pada perzinahan.

Antara lain bukti sperma, pakaian-pakaian yang diamankan, saat penggerebekan tanpa busana serta berdasarkan pengakuan keduanya.

Menurut pengakuan keduanya satu bulan ini mengontrak di rumah baru.

Polisi belum menemukan bukti kabar tentang nikah siri di Bogor.

Digerebek

Bupati Katingan digerebek seorang polisi yang tak lain adalah suami dari selingkuhannya.

Farida Yeni dan Bupati Katingan digerebek polisi berpangkat Aipda.

Keduanya ditemukan tanpa busana.

Kasus ini kemudian dibawa ke ranah hukum.

Suami Farida yang berencana membawa jalan-jalan anaknya kembali pulang ke rumah, namun di rumah Farida Yeni tak ada.

Suami pun pergi ke rumah sakit tempat Farida bekerja yang sebelumnya memberi kabar kalau kena shift malam, namun di rumah sakit juga tak ada.

Polisi tersebut lalu menuju rumah kontrakan yang berlokasi tak jauh dari rumah sakit tempat Farida bekerja, hal mengejutkan terjadi.

Bupati Katingan dan Farida Yeni ditemukan dalam satu kamar tanpa busana. (*)



Sumber: tribunnews.com

0 Response to "Berstatus Tersangka Perzinahan, Didesak Mundur Ini Jawaban Mengejutkan Bupati Katingan"

Poskan Komentar

close
Banner iklan disini