Mengejutkan! Setelah Katolik, Giliran Muslim Mengadukan Rizieq Syihab ke Polda

Gentanusa.com ~ Setelah Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) mengadukan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya (PMJ) sesuai LP/6344/XII/2016/PMJ/ Dit Reskrimsus, tertanggal 26 Desember 2016 terkait Pasal 156 dan Pasal 156A KUHP tentang Penistaan Agama.

Kali ini giliran dari mahasiswa muslim dari Student Peace Institute (SPI) juga ikut melaporkan Rizieq ke Polda Metro Jaya atas laporan dengan nomor LP/6367/XII/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 27 Desember 2016.

 “Kami Sudah melaporkan Rizieq atas tuduhan menyebarkan ujaran-ujaran kebencian ke publik yang berpotensi memecah belah kerukunan beragama di Indonesia,” ujar Direktur Eksekutif SPI, Doddy Abdallah, Selasa (27/12/2016).

Menurut Doddy, pihaknya sudah memiliki bukti rekaman yang diduga video Rizieq berceramah tentang Natal yang menyebut Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan. Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa ?”.

  Bukti rekaman dalam bentuk flashdisk dan screenshot telah terindikasi menyebarkan kebencian dan SARA.

“Pengaduan kami hampir sama dengan PMKRI. Unsur penistaan jelas, tapi kami fokus pada ujaran kebencian yang disampaikan Rizieq,” ujar Doddy.

Kata Doddy, kami datang sebagai mahasiswa muslim. Kami putuskan untuk ikut melaporkan Rizieq agar dia tidak dianggap representasi umat Islam. Kami dari pihak muslim sendiri tersinggung, ujarnya.


Sumber: harianwartanasional.com

4 Responses to " Mengejutkan! Setelah Katolik, Giliran Muslim Mengadukan Rizieq Syihab ke Polda "

  1. Saya bangga dengan saudara2 kami yg muslim ikut turut melaporkan kejadian ini kepihak kepolisian,ini sudah termasuk pemecah belah antar umat beragama dan menistakan agama. Kami mendoakan saudara2, agar pihak kepolisian segera menindak lanjutkan perkara ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju karna razieq ini bukan aparat negara ataupun polisi sok ngatur2 orang lebih parah lagi ada pengikutnya yg sepaham dgn dalih menjual atas nama agama padahal NKRI sudah diajarin bagaimana kita saling nenghargai dan umat minoritas beliau tidak sepaham bahkan berani2nya melawan veterinary.me maki mentri agama , menghujat prisident , menantang polisi , ini sangat tidak etis , mengaku seorang habib besar padahal kalau dakwa menghasut kerjaannya , menghujat pejabat2 negara hmmm tangkap dan diadilih , kemudian dihukum mati , supaya ngak ada habib kaya sisirik ee sibibib ini.

      Hapus
  2. Saya bangga dengan saudara2 kami yg muslim ikut turut melaporkan kejadian ini kepihak kepolisian,ini sudah termasuk pemecah belah antar umat beragama dan menistakan agama. Kami mendoakan saudara2, agar pihak kepolisian segera menindak lanjutkan perkara ini.

    BalasHapus

close
Banner iklan disini